Photobucket

Selasa, 17 Januari 2012

Dongeng

Masih inget gak moms jaman kecil dulu kalo mau tidur suka didongengin sama ibu atau ayah kita. Cerita-ceritanya juga sebagian besar masih kita inget sampai sekarang. Dengan mendongeng orang tua kita telah mengajarkan kepada kita nilai-nilai moral dengan cara yang nyenengin, gak bosenin dan gampang diinget. Mungkin sebagian besar moms masih inget sama dongeng bawang merah dan bawang putih. Didalam dongeng itu terkandung pesan moral yang banyak. Diantaranya kita harus saling menyayangi antar saudara, saling membantu sesama. Apa yang diperoleh bawang putih untuk sikap penolong dan baik hatinya, dan apa yang didapat bawang merah untuk sikapnya yang kasar. Manfaat dari mendongeng di antaranya :

1. Mendekatkan hubungan orang tua dan anak.
Dengan mendongeng setiap malam sebagai penghantar tidur, intensitas pertemuan kita akan continue. Kita bisa mengekspresikan rasa sayang dengan lebih sering. Efeknya si anak pun akan lebih mengekspresikan sayangnya kepada kita.

2. Menyampaikan pesan moral dengan cara yang fun
Kita bisa menyampaikan pesan moral, nasihat kepada si anak tanpa si anak menyadarinya. Dan yang paling penting pesan moral itu bisa diinget dengan baik karena disampaikan melalui cerita. Menanamkan jiwa sosial, sikap rendah hati, menghormati yang lebih tua dan lain-lain.

3. Merangsang imajinasi anak.
Dengan kita mendongeng, si anak akan berimajinasi mengenai cerita yang kita yang kita sampaikan. Misalkan: cerita cinderella. Pada saat kita ceritakan ibu peri mengubah labu menjadi kereta kuda, si anak dengan imajinasinya akan mebayangkan seperti apa bentuknya ibu peri itu dan bagaimana bentuk buah labu yang berubah menjadi kereta kuda.

4. Mengajak anak untuk mempunyai minat baca sejak dini.
5. Salah satu filter acara-acara tv yang kurang baik untuk anak.

Tips-tips mendongeng
Agar pesan moral yang ingin kita sampaikan kepada anak tepat mengenai sasaran, kita juga harus punya tips n trik cara-cara mendongeng yang baik.
1. Sesuaikan cerita yang ingin kita sampaikan dengan umur anak.
2. Gunakan gaya bahasa yang mudah di pahami si anak
3. Gunakan suara-suara yang berbeda untuk setiap karakter dongeng
4. Sesuaikan mimik muka kita dengan suasana dongeng yang sedang kita ceritakan.
5. Kalau perlu gunakan alat bantu yang akan menunjang cerita dongeng kita.

ini ada beberapa judul dongeng yang dulu biasa diceritain orang tua kita sebelum tidur, buat reminder moms sekalian yang udah rada-rada lupa dongeng-dongeng apa aja yang dulu diceritain orang tua kita.
1. Bawang Merah Bawang Putih
2. Timun Mas
3. Sangkuriang
4. Aladin dan lampu wasiat
5. Abunawas
6. Malin Kundang
7. Cinderella
8. Putri Salju


Nahhh moms yuukk mulai kumpulin dongeng-dongeng masa kecil untuk kita ceritain lagi ke si kecil. Gak Rugi lhooo ^_^

Jumat, 13 Januari 2012

Gak ngantor bukan berarti gak bisa gajian lho...

Dilema antara kantor atau rumah bukan hal yang baru lagi buat perempuan yang udah nikah dan punya anak. Keinginan untuk bisa tetep punya punya penghasilan sendiri, bentuk tanggung jawab moral kepada orang tua karena udah disekolahin tinggi dan gak mau nyia-nyiain ilmu yang udah didapat. Kalo belum nikah dan punya anak pastinya gak ada halangan ataupun beban untuk bisa ngejalanin semuanya. Tapi lain ceritanya kalau sudah nikah dan punya anak, apalagi kebetulan suami kerjanya berpindah-pindah. Pasti akan ada dilema antara keluarga atau pekerjaan. 

Aku pribadi salah satu dari ribuan perempuan yang kebetulan punya masalah diatas. Sebelum nikah aku kerja di salah satu bank swasta, kebetulan suami aku bekerja di luar kota dan berpindah-pindah. Sejak awal aku udah mutusin bahwa tanggung jawab aku sekarang adalah keluarga dan gak mungkin aku bisa membangun keluarga kalo gak ada di satu atap. Akhirnya dengan pertimbangan itu aku keluar dari kerjaan aku dan mutusin untuk jadi ibu rumah tangga.
Awal-awal kegiatan baruku sebagai pengangguran sempet ngerasa bosen yang amat sangat, kadang juga ada perasaan gak rela kalu nanti setiap harinya hanya berurusan sama dapur ajah. Baca-baca buku n nyari-nyari info baru sadar kalo ternyata banyak yang bisa kita kerjain dari rumah. Kerjaan yang bisa menghasilkan uang tentunya. Jenis kegiatannya juga bisa kita sesuaiin sama hobi n kebisaan kita.

Mungkin contoh-contoh dibawah ini, bisa jadi ide buat yang kebetulan punya masalah yang sama aku. Sebagian contoh kecil kerja rumahan yang bisa dikerjain.

1. PKO (Pedagang kaki Online)
hehehe, pada bingung gak yaa kalo baca dari namanya. Pedagang Kaki Online, bahasa gampangnya jualan online. Barang yang dijual bisa macem2, mulai dari perlengkapan n kebutuhan bayi, aksesoris,jilbab dll. Sistem penjualannya online, bisa melalui media jejaring sosial misal:facebook atau membuat web sendiri. Barang jualannya juga bisa kow cari via online. Teman-teman bisa jalan-jalan ke toko-toko online n nanyain apakah mereka terima reseller.
Selain barang, kita juga bisa jualan jasa. Misal : jasa buat website, jasa buat artikel, jasa review produk dll.

2. Program Afiliasi
Untuk yang gak punya barang sendiri, masih bisa juga kok untuk jualan, namanya afiliasi. Dengan kita jadi afiliate suatu merchant kita akan dapat komisi bila berhasil menjual barang milik merchant tersebut. Salah satu yang terkenal adalah Amazon, siapa sii yang gak tau Amazon. Pelanggan nya udah menjamur diseluruh dunia. Cara ikutan program afiliasinya juga gampang. Buka situs Amazon, klik afiliate lalu daftar. Nanti kita akan dapet no id afiliate. 

3. Saham
Sekarang ini udah banyak broker yang nyediain fasilitas online trading. Jadi kita bisa ngelakuin trading sendiri di rumah menggunakan aplikasi yang udah disediain oleh si broker. Broker yang udah menyediakan fasilitas online trading diantaranya : etrading, phillips, Ipot Indonesia. Modalnya juga bervariasi, ada yang mulai dari 5 jutaan kita udah bisa trading sendiri dirumah.

 4. MLM
Mungkin buat sebagian besar masih mamandang sebelah mata sama yang namanya MLM atau Multi Level Marketing. Yang ada dibayangan kita adalah kita harus bawa-bawa bahan presentasi kemana-kemana trus presentasi door to door untuk mencari downline. Tapi sekali lagi thanks to internet founder, mlm sekarang bisa dikerjain dengan cara yang smart. Udah banyak mlm yang nerapin cara online untuk ngejalanin bisnisnya. Jadi kita gak perlu lagi keluar rumah untuk sekedar presentasi, semuanya cukup dikerjaon dari rumah.

Apapun kebisaan kita, bisa kok dijadiin alat buat mendulang rupiah di internet... hadeeehh bahasanya hihihihi
Yang penting apapun yang kita kerjain kita harus FOKUS n COMMIT ngerjainnya, so yuu ahh momies sekalian kita jadi smart n great mom ^_^

Kamis, 12 Januari 2012

Tetep maknyusss rasanya....

Pasti dee pada bingung yang maknyus apaan... heheheh, yang maknyusss itu salah satunya maboknya. Hadeeeuuuhhh kalo udah evening sickness minta ampun dee rasanya. Pernah yaa sampe jam 3 pagi aku masih muntah-muntah. Bener-bener gak bisa diisi apa-apa, sekedar minum air putih pun ini perut nolak mentah-mentah.

Inget-inget pengalaman hamil pertama dulu kayanya gak segininya rasanya. Penasaran cari-cari info gimana rasanya ngatasin mual kalo lagi hamil. Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat sesama hamilers, hehehehe.

• Makan dalam jumlah sedikit tapi sering, jangan makan dalam jumlah atau porsi besar hanya akan membuat anda bertambah mual. Berusahalah makan sewaktu anda dapat makan, dengan porsi kecil tapi sering.

• Makan makanan yang tinggi karbohidrat dan protein yang dapat untuk membantu mengatasi rasa mual anda. Banyak mengkonsumsi buah dan sayuran dan makanan yang tinggi karbohidrat seperti roti, kentang, biscuit, dll

• Di pagi hari sewaktu bangun tidur jangan langsung terburu-buru terbangun, cobalah duduk dahulu dan baru perlahan berdiri bangun. Bila anda merasa sangat mual ketika bangun tidur pagi siapkanlah snak atau biscuit didekat tempat tidur anda, dan anda dapat memakannya dahulu sebelum anda mencoba untuk berdiri.

• Hindari makanan yang berlemak, berminyak dan pedas yang akan memperburuk rasa mual anda.

• Minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi akibat muntah. Minumlah air putih, ataupun juice. Hindari minuman yang mengandung kafein dan karbonat.

• Vitamin kehamilan kadang memperburuk rasa mual, tapi anda tetap memerlukan folat untuk kehamilan anda ini. Bila mual muntah sangat hebat, konsultasikan ke dokter anda sehingga dapat diberikan saran terbaik untuk vitamin yang akan anda konsumsi. Dan dokter anda mungkin akan memberikan obat untuk mual bila memang diperlukan.

• Vitamin B 6 efektif untuk mengurangi rasa mual pada ibu hamil.  Sebaiknya Konsultasikan dahulu dengan dokter anda untuk pemakaiannya.

• Pengobatan Tradisional : Biasanya orang menggunakan jahe dalam mengurangi rasa mual pada berbagai pengobatan tradisional. Penelitian di Australia menyatakan bahwa jahe dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi rasa mual dan aman untuk ibu dan bayi. Pada beberapa wanita hamil ada yang mengkonsumsi jahe segar atau permen jahe untuk menbantu mengatasi rasa mualnya.

• Istirahat dan relax akan sangat membantu anda mengatasi rasa mual muntah. Karena bila anda stress hanya akan memperburuk rasa mual anda. . Ambilan waktu untuk anda! cobalah beristirahat yang cukup dan santai, dengarkan musik, membaca buku bayi atau majalah kesayangan anda dll. Hadapilah kehamilan anda dengan kebahagian, karena ini adalah anugerahNya.:-)

Ingat! Hubungi dokter anda bila mual-muntah menjadi sangat hebat, sehingga anda tidak dapat makan atau minum apapun juga sehingga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi. (Hiperemesis gravidarum).

Percayalah Morning sickness atau mual muntah pada kehamilan awal ini akan segera berlalu tanpa anda sadari dan ini akan menjadi salah satu pengalaman menarik selama kehamilan anda---bayangkan saja tentang si kecil yang akan segera hadir membawa sejuta kebahagian.:)

© Dr.Suririnah-www.InfoIbu.com 



Minggu, 23 Oktober 2011

Persiapan menjadi kaka..

Akhir-akhir ini Raisa jadi rewwelll  banget, ngambek untuk alasan yang gak jelas... huhuhuhu, jadi kadang2 suka ikutan senewen. Kata orang yang udah pengalaman siih, katanya kalo mau punya adik si kaka bakal cemburu, ngerasa gak disayang lagi dan ekstrimnya bisa sampai nyakitin adiknya... ihhh serem juga yah.

Tanya ke mbah google, ketemu sama artikel yang pas banget buat aku.

Menerima kehadiran anggota baru (adik) dan berbagi perhatian lingkungan yang biasanya hanya berpusat pada dirinya merupakan salah satu masa sulit yang harus dilalui seorang anak. Kesiapan mental anak 3 tahun memang masih perlu ditumbuhkan, mengingat pada masa ini kondisi emosionalnya memang masih labil, mudah goyah dan gampang cemas karena adanya tekanan dan perubahan di luar diri anak. Oleh karenanya masalah perilaku lebih sering muncul daripada masalah fisiknya. Misalnya, menunjukkan sikap kepala batu, menjadi bandel, menunjukkan sikap bermusuhan, menjadi lebih cengeng sampai mimpi buruk, tidur sambil berjalan atau mengigau pada malam hari sebagai pelampiasan dari rasa marah, tersisih, cemas, takut, sedih, iri dsb.

Karakteristik Anak
Memahami karakteristik anak sangat diperlukan oleh para orangtua untuk mengantisipasi perubahan-perubahan perilaku terutama yang menjurus ke arah negatif. Orangtua tidak perlu mempercepat perkembangan si sulung dengan akan adanya perubahan status menjadi 'kakak'. Sebab banyak anak-anak pra sekolah yang justru merasa cemas, karena dalam imajinasi mereka menjadi kakak berarti tidak lagi mendapat perhatian dan bantuan tetapi justru bertambah tanggung jawab. Biarkan mereka memahami dan mempelajari situasi secara bertahap akan perubahan perannya.

Tunjukkan Empati
Cobalah berusaha menempatkan diri pada sudut pandang anak. Pahami kecemasannya, yakinkan dengan bahasa yang dimengerti olehnya dan tunjukkan bahwa ia akan tetap mendapatkan perhatian yang sama besarnya, meskipun ada adik nantinya. Perasaan ini seperti perasaan dewasa ketika menghadapi hadirnya orang baru di lingkungannya. Ada perasaan tersaingi, tidak diperhatikan lagi oleh lingkungan, rasa cemas terkalahkan dsb.

Libatkan Anak Mempersiapkan Kelahiran Adik
Sejak dari mempersiapkan pernak-pernik kebutuhan bayi hingga kelahirannya sampai pemilihan nama, libatkan dan mintalah pendapat pada si Sulung. Ajaklah si Sulung berbelanja dan memilihkan baju-baju untuk adiknya. Sesekali ajak pula ke dokter ketika Anda memeriksakan kehamilan untuk memberinya kesempatan mulai memahami kehadiran adiknya. Ceritakan tentang perkembangan bayi sesuai dengan taraf kemampuan bahasa yang dapat ditangkapnya. Biarkan dia mendengar detak jantung adiknya dan mengelus perut Anda sebagai tahap permulaan menjalin hubungan rasa dan menerima kehadiran anggota baru nantinya. Keterlibatan ini akan membuatnya merasa memiliki peran dan tanggung jawab yang berarti dalam menyambut kehadiran adik nantinya.

Libatkan Ayah dan Lingkungan
Peran ayah juga sangat diperlukan dalam mengatasi kecemasan anak. Tunjukkan bahwa kalau nanti mama direpotkan adik, masih ada ayah, nenek, kakek atau tante yang selalu siap membantunya. Lingkungan sangat penting pula perannya untuk mengalihkan perhatian anak dari rasa cemasnya. Waspadai jangan sampai justru menjadi sumber kecemasan yang lain. Seringkali lingkungan memanas-manasi dan memperbandingkan anak. Misalnya, ''Ade nakal sekali sekarang, nanti kalau adiknya lahir, Ade dibuang aja! Komunikasikan kondisi anak kepada lingkungannya dan mintalah pengertian serta bantuannya untuk mengalihkan ketakutannya.

Libatkan dalam Pengasuhan Adik
Untuk awal-awalnya janganlah memaksa anak langsung menerima sepenuh hatinya terhadap kedatangan si anggota baru (adik). Bantulah si Kakak beradaptasi dengan situasi baru dan utamanya menyalurkan perasaan-perasaannya akibat perubahan dan tekanan yang dirasakannya. Misalnya, ''Kakak jadi sering terganggu tidurnya ya, bayi memang sering menangis dan membuat kita repot sehingga sering terbangun di malam hari. Tetapi hanya itu yang baru dapat dilakukannya karena Adik belum bisa bicara seperti kita untuk mengatakan apa yang diinginkannya''. Biarkan Kakak membantu dengan kerelaan hatinya untuk mengambilkan popok atau selimut ataupun mengerjakan tugas-tugas ringan lainnya tanpa perasaan terpaksa.

Dekatkan Diri dan Waktu Khusus untuk Kakak
Merawat bayi memang melelahkan dan sering secara tidak sadar kita mengabaikan si Sulung. Usahakan nanti mengatur waktu untuk memperhatikan dia seperti saat sebelum ada adiknya. Berikan waktu khusus barang 1-2 jam untuk memperhatikan kakak, dan sementara 'titipkan' adik pada pengasuh atau neneknya. Ini untuk meyakinkannya bahwa ibu tetap mencintainya sehingga rasa ketakutan kehilangan perhatian dan mungkin iri hati dengan kehadiran adik tidak berkobar di hatinya.
Perlu kita sadari bahwa persaingan antarsaudara (Sibling Rivalry) ini merupakan hal yang wajar dan perlu dirasakan anak. Kompetisi adalah hal yang akan dihadapi anak dalam kehidupannya kelak, jadikan 'kompetisi' di rumah sebagai persiapan proses sosialisasi dan melatih kemampuan beradaptasi dalam menghadapi kompetisi yang lebih berat di luar rumah nantinya. Bukalah matanya agar mulai memahami pentingnya makna persaudaraan dan berbagi kasih dengan orang lain. Bantu anak melihat sisi terang dari makna hubungan kakak-adik. Kasih sayang dan bimbingan orangtua serta bertambahnya usia anak akan membawa kesadaran bahwa ia menjadi bagian dari suatu keluarga dan memperhatikan orang lain ternyata merupakan hal yang sangat bermakna.
Mendengar cerita Ibu tentang si kecil yang cukup komunikatif, sosialitatif dan adaptif, kelihatannya tidak ada hal yang perlu dicemaskan.

Menerima kehadiran anggota baru (adik) dan berbagi perhatian lingkungan yang biasanya hanya berpusat pada dirinya merupakan salah satu masa sulit yang harus dilalui seorang anak. Kesiapan mental anak 3 tahun memang masih perlu ditumbuhkan mengingat pada masa ini kondisi emosionalnya memang masih labil, mudah goyah dan gampang cemas karena adanya tekanan dan perubahan di luar diri anak. Oleh karenanya masalah perilaku lebih sering muncul daripada masalah fisiknya. Misalnya, menunjukkan sikap kepala batu, menjadi bandel, menunjukkan sikap bermusuhan, menjadi lebih cengeng sampai mimpi buruk, tidur sambil berjalan atau mengigau pada malam hari sebagai pelampiasan dari rasa marah, tersisih, cemas, takut, sedih, iri dsb.


Hmmm, ternyata bukan cuma mental siibu aja yang perlu disiapin... mental calon kaka juga gak kalah pentingnya.


Emosi o..o... emosi

Sehari.. dua hari... itu siih biasa, tapi ternyata lanjut seminggu... 2 minggu. Dan ternyata whoaaaaaaaaa akyu hamil lagi... ^_^. Raisa bakalan punya ade dee. Awalnya perasaan bener-bener campur aduk. Masih berasa siap gak siap untuk yang kedua ini. Raisa belum juga  2,5 taon. Aku sendiri baruu ngerasa lepas dari rutinitas yang cukup melelahkan. Baru bisa ngerasain lagi nonton 21, jalan-jalan tanpa bawa peralatan perang seabrek. But hey.... this is a bless, aq harus bersyukur karena diluar sana banyak banget yang ngarep dikasih anugerah kaya aku sekarang.

Hamil yang kedua ini aku ngerasa lebih sensitif, gampang banget nangis, gampang banget marah untuk sebab-sebab yang gak jelas sama sekali. Bisa siangnya aku happyyy banget,tapi malemnya bisa melowww abbis. Nonton tv yang rada sedih dikit bisa beleweran air mata. hik..hiks.... Kadang malu sama wisnu, kalo dia nanya aku kenapa. Aku juga gak bisa jawab, aku juga gak mau nangis kaya gitu, tapi yaaaa gimana lagi dunks :(
Kalo udah kaya gitu i just need a big hug n some support maybe a little words "i love you" dari wisnu, hu hu hu hu.. manja banget yak.

Cari info di mbah google juga emang ternyata perubahan emosi hampir pasti dialamin sama ibu hamil, semuanya karena perubahan hormon si ibu. Perubahan emosi ini kalo gak dapet support yang baik dari lingkungan terutama pasangan bisa berakibat buruk pada janinnya, untuk trimester pertama bisa mengakibatkan keguguran, untuk trimster kedua bisa mengakibatkan kelahiran prematur. Ckckckck... bahaya juga yah ternyata.

Ngutip dari webnya dokter sehat http://doktersehat.com/tips-emosi-kehamilan/, ada beberapa tips ngatasin emosi buat ibu hamil.
Memahami bahwa apa yang Anda rasa adalah normal.
  • Percaya pada emosi dan tingkatkan kepercayaan pada diri sendiri.
  • Usahakan untuk terus berkomunikasi dengan pasangan.
  • Dapatkan dukungan dari teman, keluarga, dokter, atau komunitas lainnya.
  • Jangan mencoba menjadi pahlawan dalam hal apa pun. Cukup lakukan yang terbaik, dan selalu prioritaskan kesehatan Anda dan janin.
  • Perbanyak pengetahuan tentang apa yang terjadi pada tubuh Anda, dan persenjatai diri Anda dengan mengetahui kemungkinan apa yang akan terjadi di depan nanti.
  • Ikuti latihan-latihan relaksasi, seperti yoga dan meditasi.
  • Lepaskan tekanan dengan melakukan latihan yang aman tapi tetap enerjik, seperti berjalan, berenang, dan berdansa kecil.
  • Dengarkan lagu favorit atau membaca buku-buku inspiratif.
  • Jika memungkinkan, coba cari spa yang menawarkan pijatan khusus untuk ibu hamil.
  • Berendam dalam air hangat selama air ketuban belum pecah masih dianggap aman. Jika memungkinkan, cobalah untuk berendam dalam air hangat untuk melepaskan ketegangan.
  • Pelajari teknik relaksasi lewat buku atau dengan mengambil kelas-kelas khusus.
  • Konsumsi makanan seimbang dan bernutrisi.
  • Simpan dan catat kegiatan-kegiatan harian di dalam buku harian.
  • Manjakan diri dengan makanan-makanan yang menyenangkan, seperti es krim atau cokelat berkualitas tinggi.
  • Jika Anda masih merasakan rasa sendu tak menentu selama kehamilan, ada baiknya Anda menemui dokter khusus untuk mendapatkan perawatan tepat.
Sumber Kompas Author: NAD Editor: NF

But the most important siih menurut aku dukungan n pengertian dari pasangan. So para suami, sediain lebar-lebar bahunya untuk isterinya, kadang isteri cuma butuh untuk didengar n dengar simple word "i love you", believe me, its mean so much to her....^_^


.